Blogger Widgets TENTANG MANAJEMEN: Defenisi Ilmu Ekonomi

Wednesday, November 6, 2013

Defenisi Ilmu Ekonomi



Salah satu defenisi ilmu ekonomi yang terkenal , dan dapat dianggap sebagai defenisi ilmu ekonomi yang pertama kali menyebutkan ilmu ekonomi adalah salah satu cabang ilmu pengetahuan yang berdaya upaya untuk memberikan pengetahaunan dan pengetian tentang gejala-gejala masyarakat yang timbul karena perbuatan manusia dalam usahanya untuk memenuhi kebutuhannya atau untuk mencapai kemakmuran . Tetapi banyak kalangan yang menganggap defenisi ini tidak lebih dari pada sebuah defenisi “ ringan”,  sebuah defenisi yang untuk orang awam tentang ekonomi, sedangkan kita memerlukan defenisi yang memadai. Paul A. Samuelson dalam buku Economics telah mengumpulkan sejumlah defenisi ekonomi yang dirumuskan oleh para ahli ekonomi, mulai dari Smith hingga generasi berikutnya, yaitu : 
·   Ilmu ekonomi menanyakan barang Apa yang akan diproduksi, bagaimana barang ini                       diproduksi, dan untuk siapa diproduksi. 
· Ilmu menganalisa setiap gerakan dan perubahan yang terjadi dalam keseluruhan ekonomi , mis kecendrungan dalam harga, hasil produksi , pengangguran dan perdagangan luar negeri. Jadi gejala-gejala tadi bisa kita pahami, maka ilmu ekonomi dapat dimamfaatkan pemerintah untuk mengembangkan kebijakan ekonominya sehingga dapat memperbaiki perekonomian. 
· Ilmu ekonomi mempelajari perdagangan di antara berbagai Negara. Ilmu ekonomi membantu menerangkan mengapa Negara-negara mengekspor komoditi tertentu dan mengimpor yang lainnya. Ilmu  ekonomi juga menganalisis efek pembatasan terhadap perdagangan internasional. 
· Ilmu ekonomi merupakan ilmu mengenai pilihan. Ilmu ini mempelajari bagaimana orang-orang memilih menggunakan sumber daya yg langka dan terbatas ( mis tenaga kerja, mesin, keterampilan teknis) untuk memproduksi berbagai komoditi ( seperti beras, pakaian, daging, dan lain-lain), dan menyalurkannya keberbagai anggota masyarakat untuk dikonsumsi. 
·         Ilmu ekonomi adalah study tentang uang , suku bunga, modal dan kekayaan.
Defenisi-defenisi diatas masing-masing mengandung kebenaran yang berdiri sendiri, sehingga kita menganggap seakan-akan hanya lima defenisi yang sama benarnya. Samuelson sendiri pernah mengatakan bahwa setiap ekonomi bisa saja memperluas defenisi tersebut menjadi lebih banyak. Namun demikian, samuelson akhirnya memberikan pernyataan sebagai kesimpulan dengan sebuah defenisi yang ditulis nya dimana para ahli ekomomi sepakat untuk menerima kebenaran defenisinya itu sebagai defenisi umum, yaitu sbb :
Economics is study of how man and society end up choosing, with or without the use of money, to employ scarce productive resources that could have alternative uses, to produce various commodity and distribute them for consumption, now or in the future, among various people and groups in society.
Ilmu ini adalah studi tentang bagamaimana orang-orang atau masyarakat memilih menggunakan sumber-sumber dayanya yang langka dan yang mempunyai penggunaan alternative untuk memproduksi berbagai jenis komoditi, dana juga menyalurkan nya untuk, konsumsi masa sekarang maupun di masa mendatang kepada berbagai individu dan kelompok yang ada dalam masyarakat.
Macam-macam defenisi ilmu ekonomi lainnya :
1.       Albert L. Meyers dalam bukunya : “Grondslage van de modern economic” mengemukakan bahwa : “Ilmu ekonomi adalah ilmu pengetahuan yang mempersoalkan kebutuhan dan pemuas kebutuhan manusia”.
2.       Prof. Dr. J.L. Mey Jr. dalam bukunya : “leerboek der bedrifs economie”; Jilid I, berpendapat bahwa ; Ekonomi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari usaha manusia kea rah kemakmuran”.
3.       Lionel Robbins telah mendafenisikan ilmu ekonomi sebagai berikut :
“ Economic is the science which studies human behavior as a relationship between ends and scarce means which have alternative uses”.
                Dari defenisi diatas, terlihat beberapa hal yang menjadi pokok pemikiran kita.
a               Bahwa masalah ekonomi setiap perilaku ekonomi, atau masalah utama di dalam ilmu ekonomi, adalah masalah pemilihan (problem of choice). Sesuai dari defenisi yg tercantum diatas bahwa masalah pemilihan yang dimaksud adalah memilih cara menggunakan sumber-sumber daya utama(seperti tanah, tenaga kerja dan peralatan modal) yang mempunyai penggunaan-penggunaan alternative. Artinya, Sumber-sumber daya hanya mempunyai satu penggunaan saja, meskipun alternatifnya banyak .
b           Sumber-sumber daya itu merupakan barang-barang langka (scerce), bukan barang yang tersedia berlimpah, seperti air,laut, dan udara. Langkanya sumberdaya itu mengisaratkan kepada manusia agar menggunakannya secara efesien.
c             Tentang penggunaan Uang. Keharusan penggunaan uang di dalam setiap aktivitas ekonomi merupakan soal kedua. Sedangkan soal utamanya adalah menentukan pilihan dalam menggunakan sumber-sumber daya yang langka, baik untuk kebutuhan produksi maupun konsumsi. Namun demikian, uang penting dalam kehidupan ekonomi, karena tanpa uang perekonomian tidak akan bekerja secara produktif.
     Tentang produksi dan pembagian hasil-hasilnya kepada setiap orang di dalam suatu masyarakat. Sederhananya, istilah produksi dan konsumsi ini bisa diterjemahkan dengan pembuatan dan pemakaian.

No comments:

Post a Comment