Sebagai ilmu pengetahuan modern, ilmu ekonomi berkembang untuk pertama
kalinya ditulis dan diperkenalkan oleh Adam Smith (1723-1790), seorang ekonom
yang terkemuka dari Scotlandia, melalui
buku nya yang berjudul An inquiry into the nature and causes of the wealth of
nation atau disingkat The weath of Nations pada tahun 1776. Topik – topik
penting yang di bahas pada buku ini berisi tentang kerja sama antar –manusia
sebagai sumber kekayaan , nilai dan penetapan harga , teori pembagian
pendapatan yang mencakup sewa, upah, dan laba, akumulasi modal dan dasar-dasar
ilmu keuangan Negara. Karena buku ini
banyak membahas seluruh masalah ekonomi secara lengkap dan sistimatis, banyak
orang yang menganggap Smith sebagai “Bapak Ilmu Ekonomi Modern”. Aliran atau
paham yang diciptakan oleh Adam Smith di kenal sebagai sebutan Mazhab klasik
atau Mazhab liberal.
Penulis-penulis aliran klasik selain Adam Smith adalah Thomas Robert
Maltus (1766-1843), ia terkenal karena bukunya yang berjudul Essay on The
Principles of Population yang terbit pada 1789, Jean Babtise Say (1776 -1832)
yang terkenal karena hokum pasarnya (Law of Market), kemudian David Ricardo
(1772-1823), menjadi termahsur karena buku yang berjudul The Principles of Political Economy and
Taxation tahun 1817.Perkembangan ilmu ekonomi pada generasi berikutnya ditandai
dengan munculnya penulis-penulis dari aliran ilmu ekonomi neoklasik, di
antaranya adalah Jhon Stuart Mill (1806-1873), Leon Walras (1834-1910), William
Stenley Jevons (1835-1882), Carl Menger (1840-1921), Alfred Marshall
(1842-1924) dan Villfredo Pareto (1884-1824). Setelah Perang Dunia I, ilmu
ekonomi mencapai kemajuan besar di bidang pembahasan serta analisis
perekonomian Negara-negara maju dan berkembang. Bersamaan dengan masa depresi
yang melanda perekonomian dunia di tahun 1930-an, muncul buku General Theory of
Employment, interest and Money yang ditulis oleh Jhon Maynard Keynes
(1883-1956) pada tahun 1963. Melalui buku ini, Keynes telah mengembangkan pendekatan-pendekatan
baru dalam ilmu ekonomi yang menjadi dasar perkembangan ilmu ekonomi makro.
Teori-teori Keynes yang revolusioner banyak membantu menjelaskan kekuatan –
kekuatan yang menyebabkan terjadinya berbagai fluktuasi ekonomi ketika tiu,
serta membantu merumuskan pendekatan-pendekatan baru untuk mengatasi dampak
negatif yang timbul akibat siklus usaha. Sumbangan-sumbangan Keynes dalam ilmu
ekonomi telah mengubah cakrawala ekonomi dunia, dan sejak saat itu ilmu ekonomi
mengalami perubahan besar. Keynes juga ber[eran dalam persidangan Bretton Woods
pasca perang Dunia II yang memmunculkan Dana Moneter Internasional (
International Monetary Fund) dan Bank Dunia (World Bank).
No comments:
Post a Comment